Literasi Al-Qur’an di SMPN 133 Jakarta Perkuat Karakter dan Bekal Spiritual Siswa
Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui berbagai program pembinaan keagamaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyelenggaraan kegiatan literasi Al-Qur’an di SMPN 133 Jakarta, Pulau Pramuka, yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Islam sekaligus membangun fondasi moral yang kuat sejak usia sekolah.
Baca Juga “SMPN 2 Bandar Rayakan Dies Natalis Ke-35, Perkuat Sekolah Berbasis Agama“
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026) tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Doni, sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan materi bertema “Pentingnya Al-Qur’an untuk Masa Depan” yang dikemas dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami oleh kalangan remaja.
Program literasi Al-Qur’an menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak, tanggung jawab, dan kedisiplinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama Ajak Siswa Menjadikan Al-Qur’an Pedoman Kehidupan
Dalam pemaparannya, Doni menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai kitab suci yang dibaca dalam kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi sumber pedoman hidup yang relevan untuk menjawab berbagai tantangan zaman.
Menurutnya, generasi muda membutuhkan landasan moral yang kuat agar mampu menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dinilai dapat menjadi panduan dalam membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku yang positif.
Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an memuat banyak pelajaran tentang kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, kepedulian sosial, serta pentingnya menuntut ilmu. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam meraih kesuksesan di masa depan.
Doni juga mengajak para peserta untuk membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin. Menurutnya, kedekatan dengan Al-Qur’an dapat membantu membentuk karakter yang lebih disiplin, meningkatkan ketenangan batin, serta memberikan arah hidup yang lebih jelas.
Ia menekankan bahwa belajar membaca dan memahami Al-Qur’an tidak mengenal batas usia. Karena itu, siswa tidak perlu merasa malu atau ragu untuk terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami kandungan ayat-ayat Al-Qur’an.
Pendidikan Karakter Dinilai Sama Pentingnya dengan Prestasi Akademik
Dalam sesi materi, Doni turut mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik. Kecerdasan intelektual perlu diimbangi dengan kekuatan moral dan spiritual agar mampu melahirkan generasi yang berkualitas secara menyeluruh.
Menurutnya, generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an akan memiliki fondasi akhlak yang lebih kokoh. Ketika pengetahuan dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan, siswa tidak hanya tumbuh menjadi individu yang cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Pandangan tersebut sejalan dengan berbagai program pendidikan karakter yang saat ini terus diperkuat di lingkungan sekolah. Pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang mampu menghadapi tantangan sosial di masa depan.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan sekolah, hingga perencanaan masa depan.
Partisipasi aktif siswa menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap pembelajaran keagamaan yang disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan mereka. Metode komunikasi yang dialogis membuat materi lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan literasi Al-Qur’an ini, Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu berharap siswa semakin termotivasi untuk mencintai, membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an. Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta memiliki ketahanan moral dan spiritual yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman yang terus berubah.
Baca Juga “Bangun Generasi Qurani Sejak Dini, Penyuluh Agama Islam Bimbing Santri TPQ Al-Ikhlas Pulau Pramuka“



