glebderujinsky – PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan sekitar 200 unit mobil tangki siaga (standby) di berbagai titik strategis untuk mendukung kelancaran periode libur Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) selama arus mudik dan balik.
“Saya sampaikan ada sekitar 200 unit mobil tangki standby di beberapa titik. Ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, khususnya di jalan tol,” ujar Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto di Rest Area KM57 A, Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).
Antisipasi Lonjakan Permintaan
Eko menjelaskan bahwa mobil tangki siaga tersebut ditempatkan di lokasi-lokasi yang rawan kemacetan atau memiliki potensi peningkatan konsumsi BBM tinggi. Keberadaan mereka memungkinkan respons cepat jika terjadi kekurangan stok di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Kita sudah menyiapkan mobil tangki untuk bisa fill up stok BBM di SPBU ataupun lembaga penyalur lainnya,” katanya.
Dengan skema ini, jika terjadi lonjakan permintaan mendadak, pasokan BBM dapat segera dikirim tanpa harus menunggu mobil tangki dari depot yang mungkin terhambat kemacetan.
Titik-titik Strategis
Ratusan mobil tangki siaga tersebut ditempatkan di titik-titik strategis sepanjang jalur mudik. Prioritas utama berada di jalan tol yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi, seperti Tol Trans-Jawa dan Tol Cipularang.
Selain itu, titik-titik rawan di jalur non-tol juga menjadi perhatian. Pertamina berkoordinasi dengan kepolisian dan pengelola jalan untuk menentukan lokasi terbaik penempatan mobil tangki.
Dukungan Pasokan BBM
Langkah ini merupakan bagian dari kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam menghadapi lonjakan kebutuhan BBM selama Lebaran. Tahun ini, pemerintah memprediksi pergerakan masyarakat mencapai 146,48 juta orang, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah pemudik berbanding lurus dengan konsumsi BBM, terutama untuk jenis Pertalite dan Pertamax. SPBU di jalur mudik dipastikan memiliki stok yang cukup untuk melayani pemudik.
Koordinasi dengan Stakeholder
Pertamina Patra Niaga juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi dilakukan dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, dan pengelola jalan tol untuk memast kelancaran distribusi BBM.
Selain mobil tangki siaga, Pertamina juga menyiapkan posko-posko terpadu di rest area. Di posko tersebut, pemudik tidak hanya dapat membeli BBM tetapi juga beristirahat sejenak.
Imbauan kepada Pemudik
Eko mengimbau masyarakat untuk mengisi BBM sebelum memasuki jalur padat. Pengisian di rest area yang biasanya ramai dapat dihindari dengan strategi pengisian di kota-kota kecil sebelum masuk tol.
“Kami juga mengimbau pemudik untuk mematuhi aturan keselamatan. Jangan memaksakan diri jika lelah dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima,” tambahnya.
Komitmen Pelayanan
Dengan persiapan ini, Pertamina Patra Niaga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama periode Lebaran. Masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan tanpa khawatir kekurangan BBM.
“Kami ingin memastikan seluruh pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat dan lancar. Ketersediaan BBM adalah salah satu kuncinya,” tutup Eko.
“Baca Juga : Polda Metro Jaya Kerahkan 6.812 Personel Amankan Arus Mudik”
Pertamina Siagakan 7.885 SPBU dan 6.300 Agen LPG untuk Mudik Lebaran 2026, Sediakan Motoris hingga Serambi MyPertamina
PT Pertamina (Persero) menyiagakan infrastruktur energi nasional secara masif untuk mendukung kelancaran distribusi BBM dan LPG selama periode mudik Lebaran 2026. Kesiapan ini mencakup fasilitas pengisian bahan bakar hingga layanan darurat di jalur-jalur potensial.
Perusahaan menyiapkan total 7.885 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, terdapat 6.777 Pertashop untuk menjangkau daerah yang belum memiliki SPBU. Untuk kebutuhan LPG, tersedia 6.662 agen LPG, 757 stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPBE), serta 223 agen minyak tanah.
Layanan Khusus di Jalur Mudik
Di jalur-jalur yang diprediksi menjadi lintasan utama pemudik, Pertamina mengoperasikan 2.074 SPBU dengan layanan 24 jam. Hal ini memastikan pemudik dapat mengisi bahan bakar kapan saja tanpa khawatir kehabisan.
Sekitar 6.300 agen LPG juga disiagakan untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga di sepanjang jalur mudik. Selain itu, perusahaan mengerahkan 96 unit layanan modular BBM yang dapat ditempatkan di lokasi-lokasi strategis.
Sebanyak 62 Kios Pertamina Siaga beroperasi di 64 titik lokasi untuk memberikan kemudahan akses energi bagi masyarakat.
Layanan Darurat dan Kenyamanan
Untuk mengantisipasi kondisi darurat di jalur padat, Pertamina menyediakan layanan motoris. Petugas dengan sepeda motor ini dapat bergerak cepat menangani kendala distribusi BBM di titik-titik macet.
Pertamina juga menghadirkan fasilitas Serambi MyPertamina sebagai tempat istirahat pemudik. Fasilitas ini tersedia di sejumlah rest area, bandara, dan lokasi wisata. Pemudik dapat beristirahat sejenak, mengisi daya ponsel, atau sekadar menikmati hidangan ringan.
Antisipasi Lonjakan Konsumsi
Langkah siaga ini merupakan respons atas prediksi lonjakan pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026. Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik mencapai 146,48 juta orang, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.
Konsumsi BBM jenis Pertalite dan Pertamax diprediksi melonjak hingga 20 persen di jalur-jalur utama mudik. Sementara konsumsi LPG untuk rumah tangga juga meningkat seiring aktivitas memasak selama liburan.
Koordinasi Lintas Sektor
Pertamina berkoordinasi erat dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, dan pengelola jalan tol. Koordinasi ini penting untuk memast kelancaran distribusi BBM, terutama di titik-titik rawan macet.
Informasi mengenai lokasi SPBU 24 jam, kios siaga, dan fasilitas Serambi MyPertamina dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina. Masyarakat juga dapat menghubungi call center 135 untuk informasi dan bantuan darurat.
Komitmen Melayani Pemudik
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menegaskan komitmen perusahaan dalam melayani masyarakat. “Kami ingin memastikan seluruh pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman. Ketersediaan energi adalah prioritas utama kami,” ujarnya.
Dengan infrastruktur yang siaga dan layanan tambahan yang dihadirkan, Pertamina optimistis dapat mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan bijak.
“Baca Juga : Mendag Dorong Desainer Muda Kudus Melek Brand dan Ekspor”



