China Minta Jepang, Korsel Penuhi Kewajiban NPT

•

China Minta Jepang dan Korea Selatan Patuhi Kewajiban NPT

Jepang dan Korea Selatan harus memenuhi kewajiban internasional berdasarkan Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) serta menghindari langkah yang dapat mengganggu keamanan kawasan, kata Kementerian Luar Negeri China.

Pernyataan tersebut disampaikan Kemlu China kepada RIA Novosti pada Kamis, setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyoroti peningkatan kerja sama militer Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan.

China Soroti Komitmen Jepang dan Korea Selatan terhadap NPT

Kemlu China menegaskan bahwa Jepang dan Korea Selatan memiliki tanggung jawab internasional sebagai negara yang terlibat dalam NPT.

China meminta kedua negara menjalankan komitmen nonproliferasi senjata nuklir secara sungguh-sungguh. Beijing juga mengingatkan agar kerja sama keamanan mereka tidak menciptakan risiko baru bagi stabilitas kawasan.

Pernyataan itu muncul setelah Lavrov menyebut kerja sama militer Washington, Tokyo, dan Seoul semakin berkembang. Menurut Lavrov, kerja sama tersebut juga berpotensi mencakup pengembangan komponen nuklir.

Rusia menilai perkembangan itu perlu mendapat perhatian karena dapat meningkatkan risiko penyebaran senjata pemusnah massal.

Lavrov Kritik Penguatan Kerja Sama Militer

Lavrov sebelumnya mengatakan Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan terus meningkatkan koordinasi militer mereka.

Ia juga menyatakan bahwa Seoul dan Tokyo ingin mengembangkan komponen nuklir dalam kerja sama militer dengan Washington. Menurut Lavrov, perkembangan tersebut berpotensi mendorong proliferasi senjata nuklir.

baca juga: El Nino Makin Menguat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem

Pernyataan Lavrov kemudian mendapat tanggapan dari Beijing. Kemlu China menyampaikan sikapnya ketika diminta menanggapi pernyataan diplomat senior Rusia tersebut.

China Minta Keamanan Kawasan Tetap Terjaga

“Sebagai negara yang terlibat dalam Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), Jepang dan Korsel harus sungguh-sungguh memenuhi kewajiban internasional mereka terkait nonproliferasi senjata nuklir serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan kawasan,” kata Kemlu China.

NPT merupakan instrumen utama dalam upaya internasional mencegah penyebaran senjata nuklir. Traktat tersebut juga mendorong penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai serta memperkuat upaya perlucutan senjata nuklir.

Jepang dan Korea Selatan sama-sama tidak memiliki senjata nuklir secara resmi. Keduanya berada di bawah kerangka NPT sebagai negara non-pemilik senjata nuklir dan memiliki kewajiban terkait nonproliferasi.

Kerja Sama Keamanan Asia Timur Jadi Sorotan

Penguatan kerja sama keamanan antara Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan berlangsung di tengah dinamika keamanan Asia Timur yang semakin kompleks.

Program nuklir Korea Utara menjadi salah satu faktor utama yang mendorong ketiga negara memperkuat koordinasi pertahanan. Namun, peningkatan kerja sama militer juga mendapat perhatian dari China dan Rusia karena dapat memengaruhi keseimbangan keamanan regional.

Dalam konteks tersebut, Beijing menekankan pentingnya setiap negara menjalankan kewajiban internasional dan menghindari tindakan yang dapat memperbesar ketegangan.

China juga secara konsisten menyerukan agar isu nuklir diselesaikan melalui mekanisme diplomatik dan kerangka multilateral.

Ke depan, perkembangan kerja sama militer Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan akan tetap menjadi perhatian negara-negara di Asia Timur. Komitmen terhadap NPT dan pencegahan proliferasi nuklir menjadi salah satu isu penting dalam menjaga stabilitas kawasan.

baca juga: China sayangkan kebuntuan pembicaraan perlucutan senjata nuklir di PBB

game perubahan gaya bermain pemain di era multiplayer modern