Nissan Perluas Elektrifikasi di China Lewat NX8

Nissan Perluas Elektrifikasi di China Lewat NX8

•

glebderujinsky – Pabrikan otomotif asal Jepang, Nissan, kembali memperluas portofolio kendaraan listriknya dengan menghadirkan model terbaru bernama NX8. SUV ini dipasarkan di bawah payung Dongfeng-Nissan dan menyasar segmen Sport Utility Vehicle menengah dengan teknologi elektrifikasi.

Menurut laporan CarNewsChina pada Sabtu, NX8 akan tersedia dalam dua varian teknologi. Nissan menyiapkan versi kendaraan listrik murni serta pilihan plug-in hybrid untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang lebih luas. Informasi tersebut merujuk pada data resmi yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.

NX8 mengusung pendekatan desain futuristik yang mencerminkan identitas kendaraan energi baru. Pada bagian depan, SUV ini menampilkan fasia tertutup khas mobil listrik yang menegaskan orientasi elektrifikasinya. Tampilan tersebut diperkuat dengan strip lampu LED lebar yang memberi kesan modern dan tegas.

Dari sisi samping, NX8 menggunakan gagang pintu dengan desain tersembunyi. Pendekatan ini bertujuan menciptakan profil bodi yang lebih halus sekaligus mendukung efisiensi aerodinamika kendaraan. Garis bodi yang bersih memperkuat karakter SUV modern yang berfokus pada efisiensi dan estetika.

Bagian belakang kendaraan dirancang dengan bilah lampu belakang menyatu. Elemen ini membentang dari sisi kiri ke kanan, menciptakan identitas visual yang kohesif dan mudah dikenali. Desain tersebut mengikuti tren global SUV listrik yang mengedepankan kesan lebar dan stabil.

Kehadiran NX8 menegaskan strategi Nissan dalam mempercepat pengembangan kendaraan elektrifikasi, khususnya di pasar China yang sangat kompetitif. Dengan menawarkan dua opsi teknologi, Nissan berupaya menjangkau konsumen yang siap beralih sepenuhnya ke listrik maupun mereka yang masih membutuhkan fleksibilitas plug-in hybrid.

Ke depan, peluncuran NX8 diperkirakan memperkuat posisi Dongfeng-Nissan di segmen SUV energi baru. Model ini juga mencerminkan komitmen Nissan dalam menghadirkan kendaraan berteknologi ramah lingkungan yang selaras dengan kebijakan industri dan kebutuhan pasar otomotif China.

Baca juga:“Polda Babel Kerahkan 1.600 Personel Amankan Natal”

Spesifikasi Teknis Nissan NX8: Performa Listrik dan Dimensi SUV Menengah

Model NX8 menegaskan keseriusan Nissan dalam menghadirkan SUV elektrifikasi dengan spesifikasi teknis kompetitif. Kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan performa dan efisiensi di kelas SUV menengah, baik dalam versi listrik murni maupun plug-in hybrid.

Varian full-electric NX8 mengandalkan satu motor listrik dengan dua pilihan output tenaga. Nissan menawarkan daya maksimum 215 kilowatt atau opsi lebih tinggi 250 kilowatt, yang dirancang untuk memberikan akselerasi responsif dan karakter berkendara yang stabil di berbagai kondisi jalan.

Sementara itu, versi plug-in hybrid mengombinasikan mesin pembakaran internal berkapasitas 1.497 cc dengan motor listrik bertenaga 195 kilowatt. Konfigurasi ini memungkinkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik sekaligus mempertahankan performa yang sesuai untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.

Kedua varian NX8 menggunakan baterai lithium-iron phosphate. Jenis baterai ini dikenal memiliki stabilitas termal yang baik serta umur pakai lebih panjang, sehingga mendukung keandalan kendaraan dalam jangka panjang.

Dari sisi dimensi, NX8 memiliki panjang 4.870 milimeter, lebar 1.920 milimeter, dan tinggi 1.680 milimeter. Jarak sumbu roda mencapai 2.917 milimeter, yang memberikan ruang kabin lebih lapang serta mendukung kenyamanan penumpang.

Bobot kendaraan disesuaikan dengan teknologi yang diusung. Berat kosong NX8 berada di kisaran 2.196 hingga 2.245 kilogram, tergantung varian yang dipilih. Sementara itu, berat total kendaraan tercatat mencapai 2.660 kilogram.

Secara keseluruhan, spesifikasi teknis tersebut menunjukkan bahwa NX8 diposisikan sebagai SUV elektrifikasi yang seimbang antara performa, efisiensi, dan kenyamanan. Kehadiran dua opsi penggerak memberi fleksibilitas bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik sesuai kebutuhan dan kesiapan infrastruktur.

“Baca Juga : Komisi VII Desak Menkeu-BI Atasi Penolakan Tunai”

game perubahan gaya bermain pemain di era multiplayer modern