glebderujinsky.com – Lelang frekuensi 1,4 GHz untuk layanan telekomunikasi memasuki babak baru pada Agustus 2025. Sejumlah pemain besar di industri telah mengambil akun sistem lelang elektronik (e-auction), menandai keseriusan mereka dalam mengikuti seleksi.
Di antara peserta tersebut terdapat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI), PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL), dan PT Eka Mas Publik, yang mewakili Sinar Mas.
“Baca juga : Pakai Gemini AI di Android, Dengan Panduan Cepat dan Praktis”
Dengan pengambilan akun e-auction, perusahaan berhak mengunduh Dokumen Seleksi mulai 11 hingga 20 Agustus 2025. Setelah pengunduhan, mereka dapat mengajukan pertanyaan tertulis terkait dokumen seleksi paling lambat 21 Agustus 2025 melalui sistem yang sama.
Menurut Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), perusahaan yang mengunduh dokumen akan dianggap sebagai Calon Peserta Seleksi. Pertanyaan resmi harus ditandatangani oleh Direktur Utama atau pejabat berwenang dan dikirim dalam format PDF.
Yune Marketatmo, Direktur Utama WIFI, menyampaikan bahwa perusahaannya mengikuti lelang melalui anak usaha, PT Telemedia Komunikasi Pratama. “Ini sejalan dengan misi kami menghadirkan internet terjangkau untuk rakyat,” ujarnya. Telemedia dikenal lewat merek Viberlink, penyedia layanan internet berbasis serat optik dan broadband kecepatan tinggi.
Sementara itu, XLSmart yang merupakan kolaborasi XL Axiata dan Smartfren juga menunjukkan ketertarikan. Henry Wijayanto, Head of External Communications XLSMART, mengatakan pihaknya telah mengunduh dokumen dan tengah melakukan kajian internal. “Kami masih melakukan assessment lebih lanjut terkait keterlibatan dalam seleksi,” jelasnya.
Sejumlah Operator Besar Masuki Babak Baru Lelang Pita 1,4 GHz 2025
Sinar Mas turut bersaing melalui MyRepublik yang dikelola oleh PT Eka Mas Republik. Mereka akan bersaing dengan Telkom, Telkomsel, dan Indosat dalam seleksi pita frekuensi ini.
Menariknya, muncul juga nama PT Netciti Persada, penyedia layanan Fiber to the Home (FTTH) dan broadband ultra cepat. Perusahaan ini menawarkan layanan Quad Play—meliputi Voice, Video, Data, dan CCTV—berbasis jaringan serat optik berkualitas tinggi.
Netciti dikenal dengan layanan tanpa FUP, harga flat, dukungan teknisi on-site, dan cakupan wilayah strategis seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Medan. Melalui platform NTIVI, mereka juga menyediakan layanan hiburan rumah serta penyimpanan cloud yang aman.
Lelang spektrum 1,4 GHz ini menjadi sangat strategis karena mendukung penguatan jaringan untuk layanan internet dan 5G. Frekuensi ini memiliki jangkauan luas dan cocok untuk pemukiman padat serta area rural. Bagi operator, keberhasilan dalam lelang ini akan menentukan daya saing dalam era transformasi digital nasional.
“Baca juga : Meraih Beasiswa LPDP untuk Kuliah di NUS Business School”
Dengan banyaknya peserta kuat dan inovatif, Proses lelang frekuensi ini diprediksi akan berlangsung ketat. Pemerintah berharap lelang ini akan memperkuat ekosistem digital Indonesia, memperluas konektivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital secara inklusif.



