glebderujinsky.com – OpenAI ungkap berbagai fitur yang memudahkan penggunanya dalam aktivitas harian. Mulai dari menyusun pikiran, melakukan riset sosial, hingga memilih menu makanan, teknologi ini terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan nyata. Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari kini semakin meluas.
“Baca juga : GoPay Split Bill: Cara Praktis Gantikan LINE Split Bill”
Nick Turley, Kepala Produk ChatGPT di OpenAI, mengungkapkan bahwa fitur suara menjadi favorit pribadinya. Ia menggunakannya untuk membantu menyusun pikirannya sebelum memulai hari. “Saya merasa terbantu saat harus mengartikulasikan pikiran saya secara verbal,” ujarnya, dikutip dari Business Insider, Sabtu (5/7/2025). Ia menambahkan bahwa fitur ini sering kali membantunya menyusun ulang daftar tugas harian sebelum benar-benar memulainya.
Fitur lain yang menarik perhatian adalah kemampuan ChatGPT dalam melakukan penelitian sosial mendalam. Mark Chen, Kepala Penelitian OpenAI, menyebut fitur ini sangat membantunya mengenali latar belakang seseorang sebelum melakukan pertemuan.
Kecerdasan Buatan ChatGPT Makin Populer
“Model ini mampu memahami konteks siapa saya dan siapa lawan bicara saya, serta topik menarik yang bisa dibahas,” jelas Chen.
Tak hanya itu, fitur pemindai menu makanan juga jadi favorit, terutama bagi mereka yang menjalankan diet. Andrew Mayne, mantan Komunikator Sains OpenAI, mengaku sering menggunakan fitur ini saat makan di luar. “Saya tinggal ambil foto menu dan minta rekomendasi makanan yang sesuai dengan diet saya,” katanya.
Data dari McKinsey menunjukkan bahwa adopsi AI dalam aktivitas sehari-hari meningkat signifikan sejak 2023, terutama dalam bidang personal productivity. ChatGPT sebagai salah satu pelopor AI generatif memainkan peran penting dalam tren ini.
“Baca juga : Polda Metro Periksa Ajudan Jokowi Terkait Ijazah Palsu”
Dengan peningkatan fitur dan personalisasi yang lebih baik, ChatGPT ungkap keinginannya akan terus menjadi asisten digital andalan. Ke depan, kemampuan AI untuk memahami konteks personal secara lebih dalam bisa membuka peluang baru dalam gaya hidup berbasis teknologi.



